
Suatu hari, ada seorang buta yang tidak tahu tentang apa dan bagaimana bentuk matahari. Maka, ia bertanya kepada orang lain untuk mencari penjelasan.
Seseorang berkata, "Matahari itu berbentuk seperti lempeng tembaga." Orang buta itu lantas memukul sebuah lempeng tembaga dan mendengarkan suara gemerincingnya.
Ketika ia mendengar suara sebuah lonceng kuil, ia menganggap bahwa itu pastilah matahari.
Seorang lain berkata, "Matahari memancarkan cahaya, seperti halnya sebuah lilin." Orang buta itu lalu memegang sebuah lilin untuk merasakannya bentuknya.
Kemudian, ia mengambil sebuah suling. Ia beranggapan bahwa suling itu pastilah matahari.
Akan tetapi, kita tahu bahwa matahari sangatlah berbeda dengan lonceng ataupun suling. Orang buta itu tidak mengerti perbedaannya karena ia tidak pernah melihat matahari, tapi hanya mendengar apa yang digambarkan oleh orang lain.
Kesimpulan : Jangan menerima semua yang didengar secara mentah-mentah karena setiap orang memiliki pengertian yang berbeda dari sudut pandang mereka masing-masing. Dan jangan membuat kesimpulan secara subjektif tanpa melihatnya sendiri.

